Kamis, 04 September 2014

IKMC Gelar Bakti Sosial, Anggota IKMC membersihkan sampah di Jalan Pasar Anyar, Selasa (24/6)

KEBERSIHAN
IKMC Gelar Bakti Sosial
          
          Mahasiswa Cipanas yang terdaftar dibeberapa perguruan tinggi di seluruh daerah Indonesia dan berserikat disebuah wadah Ikatan Keluarga Mahasiswa Cipanas ( IKMC ), mempunyai rasa kepedulian yang sangat tinggi terhadap pembangunan di Cipanas khususnya dan umumnya di seluruh tanah air Indonesia, sehingga mereka tak pernah bosan untuk menggelar beberapa kali Bakti Sosial demi terwujudnya Cipanas yang maju.

Selasa, 24 Juni 2014
           Beberapa pengurus dan anggota IKMC turun ke jalan dalam rangka bakti sosial membersihkan sampah - sampah yang bertumpukan di pinggir dan bahu Jalan Raya Gajrug Pasar Anyar, sampah ini sudah lama membusuk dan berserakan bahkan sudah hampir menutupi jalan, ini sudah tidak bisa dibiarkan begitu saja mengingat kebersihan adalah salah satu wujud yang penting  untuk di sadari oleh masyarakat.
          "Kami mengadakan Bakti Sosial ini bertujuan agar terciptanya daerah Cipanas yang bersih dari sampah, sekaligus untuk mendorong kesadaran masyarakat dan pemerintah agar mereka tidak membuang sampah sembarangan," kata Ketua IKMC Idris.
        Sampai saat ini selasa 24/6, kata Idris, warga Cipanas masih membuang sampah sembarangan, baik itu sampah organik maupun sampah non organik. Dampaknya, lanjut di, lingkungan jadi kotor dan nampak tidak indah dipandang oleh mata.
        "Harapan saya kepada pemerintah untuk segera mengambil solusi, karena kalo dibiarkan terus warga akan tetap membuang sampah sembarangan," Ungkapnya.
         Nanang Supriatna, salah satu anggota IKMC mengatakan, di Kecamatan Cipanas memang belum ada tempat pembuangan yang sampah akhir yang terjangkau. Akibatnya, kata dia, sampah menumpuk dimana - mana. 




Rabu, 03 September 2014

IKMC ( Ikatan Keluarga Mahasiswa Cipanas ) dalam Perspektif Sejarah

SEJARAH IKMC
          Semangat kebersamaan dan keinginan untuk selalu berserikat berkumpul dalam sebuah tali silaturahmi dikalangan anak muda cipanas diakhir tahun 2009 nampak semakin menggebu dan meningkat, hal itu ditandai dengan banyaknya konsolidasi dan penggalangan anak-anak muda cipanas, baik dalam acara diskusi-diskusi, beka-beka, touring, ngaliwet, maupun sekedar ngopi-ngopi, terlebih dalam acara remi, dmana ketika sambil jongkok dan memakai helm obrolan-obrolan tanpa terasa semakin visioner. Pertemuan-pertemuan semacamnya dirasa sangat berperan dalam lahirnya sebuah wadah yang kelak memupuk keinginan bahwa kebersamaan itu harus di payungi dan dibuatkan sebuah  wadah yangg legal mengikat sesama anak muda cipanas, yaah walaupun wadah itu kelak lebih condong kepada kumpulan mahasiswa, yang memang menjadi trend organisasi kepemudaan yang mampu menjadi partner pemerintah dalam mendorong pembangunan.
Maka setelah diskusi-diskusi dan sederet pertemuan dengan beberapa mahasiswa cipanas yang sedang menempuh pendidikan di bangku perkuliahan di UIN Tangsel Banten, lingkungan kampus (UIN SARIF HIDAYATULLAH) saat itu menjadi tempat terjadinya obrolan-obrolan yang alot dan sangat fundamentalis dalam pendirian organisasi yg kelak dikenal dengan IKMC. Dari mulai penamaan, bentuk organisasi,visi misi, serta penggalangan anak muda dan tak kalah memusingkan dan meurieutkan juga bagaimana mendapatkan dana untuk memulai perjuangan kecil demi sebuah cita-cita yg memang tak seberapa ini!
Bulan suci ramadhan bertepatan pada tahun 2009 menjadi awal perjuangan kami untuk menjadikan generasi muda cipanas yang berkualitas, di awali dengan pendataan mahsiswa cipanas diberbagai perguruan tinggi yang tersebar di seluruh pulau jawa, dari mulai Jakarta, serang, bandung, bogor, rangkasbitung, bahkan sampe jogja berhasil kami hubungi sekaligus pendataan, dengan bermodalkan data-data mahasiswa, maka libur panjang menjelang idul ditri ditahun yang sama dirasa momen yang tepat, untuk memulai gebrakan dan memicu semangat kawan-kawan mahasiswa secara keseluruhan,  dengan bermodalkan amunisi yang sangat menguras kantong setiap pendiri saat itu, pertemuan pertama digelar dengan tajuk BUKA BERSAMA, pertemuan yang amat menegangkan dan penuh kenangan itu menjadi lebih krusial dimana para penggagas mempertaruhkan segenap perasaan dan pemikirannya, yang memunculkan sebuah pertanyaan besar APAKAH KEINGINAN UNTUK BERSERIKAT DAN BERKUMPUL SESAMA MAHASISWA CIPANSA ITU JUGA ADA DI BENAK SETIAP GENERASI MUDA CIPANAS?????
Alhasil pertemuan pertama digelar, surat undangan disebar, amunisi disiapkan, bahkan sekarung beras didapur salah satu pendiri saat itu menjadi modal utama untuk menggelar pertemuan yang diharapkan menjadi pertemuan akbar, bertempatkan di rumah makan SATE EMENG pada tanggal , Allhamdulillah acara perdana untuk membangun semangat kawan – kawan akhirnya berhasil kami laksanakan, kami merasa bahagia dan bersyukur dengan melihat semangat yang kawan – kawan  para generasi muda cipanas yang amat sangat diluar perkiraan, animo mahasiswa cipanas yang amat besar saat itu menjadi obat penggembira para pendiri saat  itu, pertemuan yang hampir dihadiri oleh 300 mahasiswa dan brberapa pejabat kabupaten lebak asal cipanas, dan  keyakinan yang semakin kuatpun tercermin disetiap aktivis bahwa, rencana mendirikan sebuah wadah yang legal tidak biasa dtunda-tunda lagi!
BELA ADIKARYA (anggota dewan asal cipanas periode 2009-2014) menjadi seperti ayah, kawan, pembimbing setia dalam perumusan keorganisasian secara propesional diawal pembentukan IKMC,  lewat beliaulah pembentukan IKMC seakan mendapatkan semacam  jaminan, bahwa gerakan kawan-kawan aktivis dan pendiri harus terus digalakan, menjembatani dengan pemerintah, amunisi demi berjalannya organisasi banyak ditanggung oleh beliau, tak hanya itu semangatpun banyak di dapatkan lewat beliau. yang tak kalah berperan juga kala itu seorang tokoh cipanas H AGUS SUTISNA ( anggota KPU kab lebak ) yang membimbing kawan-kawan bagaimana konstitusi keorganisasian harus dibentuk secara propesional dan benar. Maka lewat bimbingan langsung kedua kokolot itulah pada tanggal   MUBES  1, kawan-kawan mahasiswa cipanas digelar, bertempatkan di PONPES NURUL MADANI, ahirnya secara the jure IKMC lahir sebagai sebuah organisasi, dengan penggodokan AD-ART yang alot, dan tak kalah memusingkannya juga pemilihan KETUM (ketua umum) akan dinahkodai oleh siapa kepemimpinan IKMC pertama dimandatkan, dan akhirnya AHMAD ARIF yang biasa di sapa  OBOT terpilih sebagai KETUM pertama lewat proses demokrasi one men-one vote, akhirnya AD-ART dan KETUM yang kemudian sering dipanggil (KETUM BLE-BLE) juga sederet kepengurusan pada saat itu berhasil dibentuk dan dilantik oleh ketua DPRD LEBAK serta dihadiri oleh beberapa anggota dewan juga aktivis serta OKP dilebak, sebagai instrument penting yang akan membawa perjuanagan kawan-kawan mahasiswa dan segenap masyarakat cipanas.
Hari-hari dilewati penuh dengan dinamika, romantika, dan dialektia, juga kisah-kisah romantika sebagai bumbu penyedap, sambil terus membawa misi organisasi IKMC terus berbenah dan berevolusi menjadi sebuah orgnisasi mapan dan cukup disegani baik di kabupaten, propinsi, bahkan pergaulan keorganisasian masyarakat berscala nasional. Bertemulah para pengurus saat itu dengan sosok GOL A GONG (HERI HENDRAYANA HARIS) penulis novel nasional asal serang, yang kala itu sedang melakukan terapi pengobatan di pemandian air panas, lewat beliau IKMC diajak dan dibimbing untuk bisa berjuang lewat dunia literasi, lewat gerakan TBM KOSALA LIBRARY, dan CIPANAS IQRA, IKMC berhasil menyulut pemerintah LEBAK mencanangkan program LEBAK MEMBACA, dengan momentum dan garis perjuangan seperti itulah IKMC bisa memiliki sekertariat sekaligus perpustakaan umum sebagai pusat pergerakan, bertempat di kampung cipanas desa cipanas. dari tempat itulah perjuangan IKMC semakin nyata lewat TBM dan POJOK CIPANAS di Koran BANTEN RAYA POS. IKMC berhasil menyediakan dan menyalurkan aspirasi, juga promosi kedaerahan lewat media surat kabar,!
Sederet kegiatan dan acara baik formal maupun nonformal yang digelar selama satu tahun terahir kiranya dapat membentuk semangat kebersamaan dan persatuan dikalangan mahasiswa cipanas, semangat yang dirasakan penting untuk selalu dijaga dan dijunjung tinggi demi terciptanya kebersamaan yang kelak akan memberikan infestasi intelektual pada setiap mahasiswa cipanas dan masyarakat luas, tak banyak memeng yang bisa diberikan oleh IKMC dalam satu tahun terakhir, namun pondasi yang telah dibangun selama satu tahun terakhir ini kiranya dapat terus memotivasi untuk selalu bersama dan membangun intelektualitas anggota sampai akhir menutup hayat. Dan pengalaman satu tahun ini telah memberikan pelajaran bahwa dengan kebersamaan dan kekompakan kita bisa berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.
Semoga apa yang setiap kita berikan untuk IKMC dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Khoirunnas anpauhum linnas
cipanas desember 2010 (Ama yayan Mulyana)